Jakarta - Keterbatasan sarana dan prasarana pendukung IT untuk perempuan menjadi keluhan yang disampaikan praktisi IT perempuan Lina Purbo.
Dalam perbincangan santai di acara Ngopi (Ngobrolin Peristiwa Internet) Bareng detikINET, Rabu (22/12/2010), Lina mengemukakan beberapa hal yang menjadi ganjalan perkembangan IT untuk wanita.
Keluhan ini lantas dikemukakannya kepada Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tifatul Sembiring yang juga hadir di acara ini.
"Diantaranya, saya berharap pemerintah mendukung penggunaan open source. Karena yang kita lakukan di lapangan, semua software dan aplikasinya berbasis open source," ujarnya sesaat sebelum acara berakhir.
Selanjutnya saat berbincang dengan detikINET seusai acara, istri praktisi IT Onno W Purbo ini menjelaskan beberapa keterbatasan yang kerap menjadi penghambat.
"Penyediaan komputer dan kelancaran akses internet sangat dibutuhkan. Antusiasme para peserta pelatihan IT untuk perempuan sangat tinggi, tapi banyak yang belum punya komputer sehingga harus meminjam. Dan koneksi internetnya juga buruk, kita kan rata-rata menyelami pelosok," kata Lina.
Menurutnya, akan sangat sayang jika minat belajar terhadap IT di kalangan perempuan yang sangat tinggi ini kurang mendapat dukungan pemerintah.
Wanita berjilbab ini juga berharap, Kominfo menepati janjinya untuk pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana IT untuk perempuan tahun depan. "Rencananya ada penambahan sarana di 12 kota di Indonesia 2011. Kita lihat saja nanti," tutupnya.
Sumber : detikinet.com