Tea Garden Resort, Perpaduan Bangunan Modern Minimalis Dan Alam Pedesaan

Penulis:
Selasa , 06:16 WIB
Tea Garden Resort, Perpaduan Bangunan Modern Minimalis Dan Alam Pedesaan
Tea Garden Resort

Subang merupakan kota daerah tujuan wisata alternatif setelah Bandung. Aksesnya yang searah dengan kota Bandung ini, menjadikan Kota Subang banyak di singgahi pelancong dari Jakarta dan Bekasi atau daerah lainnya.

Ide weekend ke Tea Garden Resort Subang

Tiga hari sebelum berangkat, saya coba cari-cari informasi hotel dengan fasilitas air hangat yang ada di kota Subang. Saya coba beberapa aplikasi seperti Traveloka, PegiPegi, dan Agoda. Akhirnya ditemukanlah satu tujuan resort yang secara review bagus dan memiliki foto-foto menarik.

Saya dan istri sepakat ke Tea Garden Resort daerah Ciater Subang karena foto-foto suasananya berada diantara sawah dan perkebunan teh, serta lingkungan sekitar yang  berada di pegunungan daerah Ciater Subang.

Mulailah saya membandingkan harga dari aplikasi tersebut, sampai akhirnya ada promo dari kartu kredit mandiri 10% di PegiPegi untuk menginap di Tea Garden Resort. Mengetahui ada promo, langsung saja saya booking lewat aplikasi, dan bayar pakai kartu kredit mandiri.

Malam sebelum berangkat, mulailah kami packing semua kebutuhan mulai dari pakaian sampai peralatan dokumentasi. Dan yang paling terpenting, persiapan untuk si ganteng mungil.

packing

Jok depan kiri mobil saya copot dan beralih fungsi menjadi tempat untuk stroller, karena di bagasi sedan stroller si kecil gak muat.

lepas jok kiri depan penumpang, demi masuk nya stroller si kecil

Perjalanan ke Tea Garden Resort

Perjalanan kami mulai dari Bekasi jam 06.30 pagi, padahal saya dan istri sudah bangun jam 4.30 pagi, maklum karena kali ini perjalanan bersama dengan si kecil yang baru berusia 4 bulan persiapan jadi lebih ekstra lagi.

(Jangan lupa tonton video dibawah untuk melihat suasana di perjalanan menuju Tea Garden Resort hingga tiba di lokasi)

Kondisi jalan tol Cikampek pagi hari belum begitu padat, dan memang biasanya kalau ada acara weekend ke daerah Bandung dan sekitarnya kami tidak pernah berangkat diatas jam 7 pagi karena untuk menghindari macet.

Perjalanan menuju lokasi melewati tol cikampek, dilanjutkan ke tol cipali dan keluar di gerbang tol Subang setelah gerbang tol Kalijati, kemudian perjalanan dilanjutkan ke  arah Subang Kota. Bagi Anda yang belum mengerti tentang daerah Subang dan sekitarnya, lebih baik gunakan Google Maps atau Waze. Berikut direction google maps yang bisa Anda gunakan:

Tapi bagi yang gak terbiasa dengan aplikasi google maps atau waze, berikut patokannya:

Dari tol cikampek ambil jalur yang mau ke tol cipali > keluar di pintu tol Subang, lalu ambil kanan kearah Subang Kota / Lembang > Lurus terus mengikuti jalan utama kurang lebih 45 menit s/d 1 jam perjalanan (tergantung kondisi lalu lintas > Perempatan ciater ambil kanan menuju lokasi kurang lebih 30 menit lagi.

Sampai di daerah Cijambe Subang, tepatnya di sebrang hotel LGK kami mampir dulu untuk melihat sebidang tanah yang sedang dijual dan ingin kami lihat berdasarkan info dari urbanindo. Kurang lebih 40 menit kami habiskan waktu disini dan kemudian perjalanan dilanjutkan kembali.

Jalan sebentar menuju arah Ciater perut mulai terasa lapar. Dan karena pemandangan di kanan kirinya juga menarik untuk di singgahi, akhirnya kami mampir dulu di rumah makan Tahu Coel Ponyo.

Cita rasa masakan di tempat makan Tahu Coel Ponyo ini di jamin sesuai selera Anda. Jangan lupa untuk mencicipi ikan mas pepes dan oncom di padu dengan nasi bakarnya, Saya aja nasi 1 porsi masih kurang. Hehe

Harganyapun tidak terlalu mahal, 3 nasi bakar, 1 ikan mas bakar, 1 ayam bakar, 2 tahu, 1 bakwan jagung, oncom leunca, telur asin organik, kopi luwak, semuanya cukup bayar 80 ribu rupiah saja.

Rumah Makan Tahu Coel Ponyo

Di Rumah Makan Tahu Coel Ponyo ini, terdapat kolam renang “Telaga Warna” dibawahnya dengan view sawah dan pegunungan, jadi yang tadinya niat singgah sebentar untuk sarapan akhirnya jadi lumayan lama untuk sambil menikmati pemandangan alam sekitar. Hitung-hitung sambil menunggu waktu checkin ke Tea Garden Resort, karena waktu masih menunjukkan jam 10.30 pagi menjelang siang.

kolam renang telaga warna

Perjalananpun kami lanjutkan, kurang lebih masih 15km menuju lokasi atau sekitar 30 menit lagi untuk sampai di lokasi. Perjalanan sengaja di buat lamban, untuk sambil melihat kiri kanan pemandangan asri dan sejuk yang tertutupi kabut. Kondisi jalan masih lancar, dan terkadang terjadi kepadatan kendaraan hanya di karenakan bus atau truk yang agak lamban karena kondisi jalanan yang terus menanjak.

Semakin mendekati ke lokasi Tea Garden Resort, kondisi jalan semakin buruk. Bagi yang membawa kendaraan jenis sedan seperti saya goncangannya sangat terasa, tapi masih bisa di lalui tanpa ada kendala.

Sempat bertanya-tanya, apa iya ada resort bagus disana dengan akses jalan yg harus memasuki pinggiran jalan rumah penduduk dengan jalan sempit dan rusak? Tapi setibanya dilokasi pertanyaan itu terjawab dengan sendirinya.

(Jangan lupa tonton video dibawah untuk melihat suasana di perjalanan menuju Tea Garden Resort hingga tiba di lokasi)

jalan mulai rusak dan semakin parah di depan

Tiba di Lokasi Tea Garden Resort

Setibanya dilokasi jam 12 kurang 5 menit, dan sayapun parkir sebentar untuk mengecek kebagian front office untuk menanyakan resort yang saya booking dari PegiPegi. Setelah tanda tangan dokumen, ternyata ada 3 resort yang bisa saya pilih karena kebetulan masih ada 3 yang kosong.

Saya melakukan pengecekan ke resort yang di tawarkan, akhirnya memutuskan untuk bermalam di resort yang halaman nya sedikit lebih luas, namun agak jauh dari kolam renang air hangat.

resort yang di pilih di Tea garden Resort

Ternyata semua jenis resort yang ada di Tea Garden Resort ini bisa di tempati hingga 8 orang dewasa.

Fasilitas

Fasilitas menginap di Tea Garden Resort terbilang mencukupi. Mulai dari Kamar Tidur, Kamar Mandi, Ruang Santai, Ruang Perapian, TV Cable dan Lainnya. Berikut fasilitas yang bisa saya informasikan berdasarkan Resort yang kami sewa di Tea Garden Resort:

1. Ruang Utama
Ketika pertama kali masuk ke dalam Tea Garden Resort, kesan hangat dan ketenangan sangat terasa. Penerapan lantai parket dan tempat perapian menjadikan resort ini tidak seperti biasa. TV Flat dengan siaran Cable TV, Kursi + Meja yang menghadap ke halaman rumput dan sawah dengan dibatasi dinding kaca, membuat saya santai sejenak untuk melepas lelah sambil menikmati udara sejuk yang mengalir masuk dari pintu-pintu.

ruang utama Tea Garden resort

2. Kamar Tidur
Begitu memasuki area kamar tidur, wangi aroma terapi sangat terasa. Namun bagi yang punya alergi sama wangi-wangian mungkin aroma ini akan membuat kepala pusing, seperti istri saya.

kamar tidur dengan kasur besar di Tea Garden Resort

Saya fikir hanya terdapat 1 kamar tidur, ternyata semua resort di Tea Garden Resort mempunyai 2 kamar tidur yang memiliki twin bed di kamar sebelah kiri, dan single bed besar di kamar sebelah kanan.

kamar tidur dengan twin bed di Tea Garden Resort

Masing-masing kamar tidur memiliki akses langsung ke luar dengan pintu kaca lebar, dan akses ke ruang utama dengan sliding door kayu. Masing-masing kamar juga tersedia lemari besar untuk menyimpan pakaian dan barang-barang.

3. Kamar Mandi
Letaknya ruangan kamar mandi menjadi pemisah antara kamar tidur kanan dan kamar tidur kiri. Yang menarik di kamar mandi ini antara wastafel, toilet dan bathroom terpisah. Jadi jika yang satu lagi mandi, yang satu kebelet nabung, dan yang satu mau gosok gigi bisa dilakukan bersamaan.

bathroom Tea Garden Resort

wastafel Tea Garden Resort

toilet di Tea Garden Resort

Di bathroom tersedia air hangat dan dingin, sabun dan shampoo, 4 handuk besar. Sedangkan pasta dan sikat gigi ada di wastafel, namun karena kami terbiasa menggunakan peralatan mandi sendiri jadi shampoo dan peralatan sikat gigi tidak terpakai.

air hangat dan dingin di Tea Garden Resort

4. Ruang Santai
Tempat santai sambil ngopi atau ngeteh atau buka laptop, sambil melihat pegunungan dan sawah diluar rungan dengan dibatasi dinding kaca. Beralaskan tikar yang bersih dan dilapisi kayu sehingga menjadi sangat nyaman untuk duduk sila atau tiduran. Idelnya tempat ini muat untuk 4 orang dewasa.

 ruang santai di Tea Garden Resort

Tedapat 2 gelas kecil bening dan 2 gelas mug diatas meja, dan beberapa sachet kopi, teh, dan gula. Air panas tinggal bikin sendiri di dapur.
Dibawah meja terdapat ruang untuk menggantungkan kaki jika merasa pegal karena kaki dilipat. Tersedia 1 colokan listrik bagi yang mau sambil charging hp atau laptop.

5. Teras
Diluar ruangan terdapat teras dengan beralaskan lembaran kayu dan batu-batu. 3 kursi dan 1 ayunan tali yang kuat untuk di duduki 2 orang dewasa sekaligus. Sayangnya pas kebetulan resort saya gak ada meja di teras, jadi agak sulit untuk meletakkan kopi dan peralatan gadget.

Teras depan Tea Garden Resort

6. Balkon
Teras di balkon terhitung luas, sama luasnya dengan ruangan yang ada di lantai 1, bedanya tidak ada sekat dan tidak berdinding. Dari balkon ini, keindahan sawah dan pegunungan semakin jelas terlihat.

teras balkon di Tea Garden Resort

Balkon ini juga bisa dijadikan tempat untuk acara bakar-bakar ayam, ikan atau kegiatan seru lainnya sambil menikmati pemandangan yang eksotis di sekelilingnya.

7. Halaman
Semua halaman yang ada di masing-masing Tea Garden Resort ini beralaskan rumput, dan kebetulan halaman resort tempat saya menginap ini sedikit lebih luas, namun agak jauh jadinya dengan kolam renang air hangat dan dingin.

Halaman di tea garden Resort Subang

8. Perlengkapan Dapur dan Memasak
Ketersediaan perlengkapan memasak dibilang cukup komplit di Tea Garden Resort. Sendok garpu, piring kecil dan besar, gelas, panci memasak air, panci kecil khusus untuk memasak teh, wajan, kulkas, kompor gas plus isinya, dan air galon. Mungkin kalo di sediakan Rice Cooker akan semakin komplit lagi.

dapur di Tea Garden Resort

Jadi bagi Anda yang ingin bermalam disini, bisa membawa makanan masak mentah ataupun masak instant seperti indomie, telur, dll.

9. Kolam Renang
Ada 4 jenis kolam renang, 1 kolam besar air dingin, 2 kolam sedang air hangat, dan 1 kolam kecil air dingin. Akses menuju kolam renang lumayan jauh, apalagi bagi yang punya balita belum bisa jalan, lumayan terasa melelahkan. Karena jalan setapak yang dibuat tidak bisa di lalui stroller. Tapi suasana sekitar dan alam nya sanggup hilangkan kelelahan.



10. Sarapan Pagi
Menu sarapan pagi bervariasi, mulai dari Lontong Sayur, Roti Bakar, Nasi Uduk, Bihun, Ayam Goreng, Kentang Balado, Capcay, dan Kue-kue kecil serta hidangan buah pencuci mulut. Untuk minumnya tersedia juz jambu, kopi hitam, teh dan air mineral.

11. Parkir
Parkiran yang di sediakan cukup luas di area bawah resort, namun sayangnya ketika kami berkunjung jalanan menuju parkiran cukup rusak dan harus pelan-pelan apalagi bagi kendaraan jenis sedan. Tapi kendala jalan ini tidak berarti dibanding tempat dan suasanya. Semoga penyedia resort dapat memperbaiki kondisi jalan ini dengan cepat, dan semoga bagi

Anda yang akan berkunjung kesana, kondisi jalan ini sudah di perbaiki.
(Untuk foto parkiran saya lupa foto, jadi tidak ada dokumentasi khusus parkiran. Hehe.. )

Foto-foto lainnya:

Lingkungan sekitar

pemandangan depan resort

Santai bersama istri dan si kecil

santai bersama keluarga di Tea Garden resort

Tempat perapian jika kondisi cuaca sangat dingin

perapian Tea garden Resort

Kerja dimanapun berada. hehe

kerja di Tea Garden Resort

Santai bersama anak dan istri

Semoga informasi tentang Tea Garden Resort ini membantu Anda yang ingin liburan ke daerah Subang Ciater. Berikut video amatir yang bisa jadi referensi Anda.

Salam..

Video Perjalanan menuju Tea Garden Resort dari Bekasi

Video Menginap di Tea Garden Resort

Artikel Tag: tea garden resort, subang, jawa barat

     
1633