Wisata Bogor: Pendakian ke Kawah Ratu Taman Nasional Gunung Halimun Salak

Penulis:
Senin , 01:12 WIB
Wisata Bogor: Pendakian ke Kawah Ratu Taman Nasional Gunung Halimun Salak
Kawah Ratu. Foto: instagram / inezbs

Kawah Ratu termasuk salah satu kawasan wisata yang menantang di daerah Kota bogor. Untuk mencapainya memerlukan tracking menelusuri hutan dan sungai yang cukup panjang, ada 3 alternatif jalur untuk menuju kawah ratu.

Kawah Ratu di lintasi oleh aliran Sungai Cikuluwung sepanjang 1 km, menyuguhkan pemandangan indah yang memanjakan mata di sepanjang perjalanannya. Air sungai yang begitu bening membuat dasar sungai tampak jelas.

Warna kuning kehijauan pada dasar sungai akibat endapan belerang, membuat dasar Sungai Cikuluwung begitu indah terlihat. Hal menarik lainnya adalah suhu air sungai yang terasa hangat, membuat sungai ini menjadi pilihan utama bagi para pengunjung untuk berendam. Apalagi, air sungai yang mengandung belerang ini diyakini dapat mengobati berbagai macam penyakit kulit.

Letak tempat wisata ini mudah di capai dan dengan infrastruktur yang memadai, bisa masuk lewat Bogor maupun Sukabumi. Jika tinggal atau berangkat dari Jakarta, tinggal naik kereta hingga Stasiun Bogor lalu melanjutkan perjalanan dengan angkot hingga mencapai pintu masuk menuju Kawah Ratu yang berada di Gunung Salak.

Tiga Jalur Pendakian

Ada tiga jalur untuk menuju ke Kawah Ratu, dua di antaranya melewati gerbang di Desa Gunung Bunder, Kecamatan Pamijahan, Bogor.

1. Jalur Pertama

Jalur pertama dari Bumi Perkemahan Gunung Bunder, yang letaknya tidak jauh dari gerbang Gunung Bunder Taman Nasional Gunung Halimun Salak, dengan jarak tempuh sekitar 5 km. Pejalan bisa berkemah dulu di sini dan pagi-pagi baru mulai mendaki. Jika berkemah, disarankan untuk membawa sleeping bag, karena udara akan sangat dingin dimalam hari.

Saat berangkat mendaki lewat jalur ini akan memakan waktu kurang lebih 3 jam, namun berbeda saat perjalanan pulangnya yang bisa memakan waktu hanya setengahnya. Perjalanan akan melewati jalur sungai, sebagian lagi lintasan berlumpur, atau terisi batu-batuan yang licin jika kena hujan.

2. Jalur Kedua

Jalur kedua dari Pasir Reungit pada ketinggian 1.173 mdpl, yang juga berada di Taman Nasional Gunung Halimun Salak namun lokasinya lebih ke atas, setelah Curug Ngumpet, dengan jarak tempuh 3,6 km. jalur ini adalah jalur yang paling mudah karena pendakian hanya memerlukan waktu sekitar 2 jam jika tidak tersesat.

3. Jalur Ketiga

Jalur ketiga melalui jalur Bumi Perkemahan Cangkuang, Cidahu, Sukabumi, dengan jarak tempuh sekitar 4,5 km.

Kawah Ratu berada pada ketinggian 1.437 mdpl. Jika diteruskan akan mencapai Puncak Salak I dan Puncak Salak II masing-masing berada pada ketinggian 2.221 mdpl dan 2.180 mdpl. Ada satu puncak lagi bernama Puncak Sumbul pada ketinggian 1.926 mdpl.

Kawah Ratu sangat aktif mengeluarkan gas belerang, dan disarankan untuk tidak lebih dari tiga menit berada di sana. Risikonya adalah pengunjung akan keracunan gas belerang, yang bisa membawa kematian. Kunjungan sebaiknya pagi, karena semakin sore semakin kuat asap belerangnya.

Puas menikmati keindahan alam Kawah Ratu, kunjungan wisata ini bisa diakhiri dengan belanja oleh-oleh khas Kawah Ratu seperti pakaian, boneka, aneka kerajinan tangan, jajanan seperti aneka gorengan dan ketan bakar. Bahkan ada juga obat-obatan tradisional belerang untuk gatal-gatal dan akar kayu naga untuk rematik atau sakit gula.

Alamat

Gn. Sari, Pamijahan, Bogor, Jawa Barat 16810

Navigasi Google Maps

Artikel Tag: kawah ratu, taman nasional gunung halimun salak, kolam rendam air panas di bogor, bogor, jawa barat

     
1233